Desa Ngadireso, yang terletak di Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, merupakan kawasan yang kaya akan tradisi dan budaya lokal. Salah satu warisan budaya takbenda yang menjadi identitas masyarakat adalah Tari Beskalan. Tarian ini tidak hanya berfungsi sebagai pertunjukan seni, tetapi juga memiliki nilai historis, filosofis, dan sosial yang melekat dalam kehidupan masyarakat.

Sebagai bagian dari kebudayaan Malang Timur, Tari Beskalan di Desa Ngadireso menjadi simbol penghormatan terhadap tamu dan ungkapan syukur kepada Tuhan atas anugerah alam serta kesejahteraan. Oleh sebab itu, tarian ini layak didokumentasikan sebagai khazanah budaya desa dan didorong menjadi ikon dalam pengembangan potensi desa berbasis seni dan budaya.

Tari Beskalan berkembang dalam tradisi masyarakat agraris di lereng Pegunungan Bromo–Semeru. Secara historis, tarian ini difungsikan sebagai tari pembuka dalam berbagai ritual adat dan pertunjukan kesenian, sekaligus menyimbolkan kesiapan masyarakat dalam menyambut perubahan atau kegiatan baru. Di Desa Ngadireso, Tari Beskalan mulai dipopulerkan oleh kelompok seniman desa yang bergiat dalam pelestarian seni tradisional Malang. Melalui berbagai pergelaran budaya desa, Tari Beskalan diposisikan sebagai bagian dari identitas dan kebanggaan masyarakat.

CATEGORIES:

Uncategorized

Tags:

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest Comments

No comments to show.