Desa Ngadireso, Kabupaten Malang, kini mulai memanfaatkan teknologi digital dalam bidang pertanian. Pemerintah desa bekerja sama dengan perguruan tinggi setempat untuk mengenalkan sistem irigasi otomatis yang dapat dikendalikan melalui aplikasi di ponsel pintar. Dengan teknologi ini, petani dapat memantau kebutuhan air tanaman secara lebih akurat tanpa harus datang langsung ke sawah setiap saat.

Selain itu, para petani juga dilatih menggunakan sensor tanah yang mampu mengukur kelembaban dan kesuburan lahan. Data dari sensor tersebut langsung tersinkronisasi dengan aplikasi sehingga petani dapat mengambil keputusan yang tepat dalam pemupukan dan perawatan. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan hasil panen sekaligus mengurangi biaya produksi yang biasanya membebani petani.